Rekomendasi Digital Camera Vintage yang Sedang Populer di Kalangan Gen Z
Belakangan ini, dunia fotografi dihebohkan oleh tren kamera digital atau
digicam yang digandrungi para gen z. Kamera yang sempat ngetren tahun 1990-an
hingga 2000-an tersebut, kini menjadi bagian identitas dari para gen z dengan
mendapatkan hasil foto yang vintage namun estetik. Meskipun pada era sekarang
sudah banyak pilihan kamera digital modern dengan fitur yang lebih canggih,
namun gen z tetap tertarik dengan digicam klasik.
Semakin tingginya minat pengguna kamera terhadap kamera pocket, hal ini
membuat berbagai produsen kamera berlomba-lomba membuat produk terbaru kamera
saku dengan harga yang relatif murah namun tetap memiliki fitur canggih yang
bisa menghasilkan kualitas foto dengan resolusi tinggi. Langsung saja, simak
beberapa rekomendasi kamera pocket terbaik murah dan berkualitas berikut ini,
yuk.
Asal Mula DigiCam
Zaman dulu, orang-orang mengambil gambar dengan menggunakan kamera analog.
Seiring berkembangnya zaman, sekitar tahun 2000-2001, orang-orang mulai beralih
ke teknologi kamera digital, termasuk fotografer.
Akan tetapi, teknologi kamera digital ini hasilnya tidak sebagus kamera
analog, mengingat resolusinya yang masih minim dan kurang bagus. Para
fotografer pun masih memadupadankan antara kamera analog dan kamera digital.
Awal keluar digicam memang hasilnya tidak sebagus kamera analog.
Resolusinya hanya sekitar 8 MP ke bawah menjadi kendala bagi para fotografer.
Harga yang tidak murah pun menjadi kendala juga. Itulah yang membuat para
fotografer ini masih setia dengan kamera analog pada zaman dulu.
Rekomendasi DigiCam Terbaik Murah
Banyak anggapan bahwa semakin baik kualitas kamera, maka harganya akan
semakin meningkat. Well, pernyataan tersebut tidak sepenuhnya salah kok. Namun,
jika kamu ingin mengoleksi kamera pocket terbaik dengan harga yang relatif
murah atau di bawah Rp5 jutaan, berikut adalah beberapa rekomendasi produknya,
antara lain yaitu:
Fujifilm FinePix JX650
Rekomendasi pertama jatuh kepada Fujifilm FinePix JX650. Kamera ini
dilengkapi dengan sensor 16 pixel dan lensa zoom optik 5 x (setara 26-130mm di
format 35mm). Kamera ini cocok untuk pemula atau mereka yang ingin memiliki
kamera digital yang mudah digunakan untuk mengabadikan momen sehari-hari
bernuansa klasik.
Sony CyberShot DSC-W810
Meski kamera saku ini terbilang keluaran lama, namun masih worth untuk
dibeli dengan harga tidak sampai Rp2 jutaan, lho. Meskipun dengan harga yang
relatif murah, kamera pocket ini sudah dilengkapi dengan sensor kamera 20.1MP,
sehingga dapat mengambil gambar dengan resolusi yang baik dan jernih.
Tak hanya foto saja, kamera saku Sony ini juga bisa mengambil video dengan
resolusi High Definition (HD) hingga 720p.Fitur lainnya yang ada pada kamera
pocket ini yaitu sudah berbekal fitur optical zoom hingga 5X. Dengan fitur yang
cukup berkualitas untuk kamera pocket seharga mulai dari Rp1.7 jutaan, tak ada
salahnya jika kamu bisa menjadikan Sony Cyber-shot DSC-W810 ini sebagai
pilihan.
Panasonic Lumix DMC FH10
Kamera Panasonic Lumix DNC FH10 ini dirancang untuk pengguna yang mencari
kamera ringkas dengan kinerja yang baik dan pilihan yang menarik di kelas
entry-level. Hal ini karena ukurannya yang kecil, kemampuan zoom optik, dan
harganya yang terjangkau.
Di lengkapi resolusi piksel 16.1 MP CCD dengan lensa LEICA DC
VARIO-SUMMARIT memungkinkan hasil gambar yang tajam dan Zoom optik 5x (setara
24-120mm di format 35mm). Selain praktis dan mudah dibawa kemana-mana, Lensa
wide-angle ini ideal untuk pemotretan landscape dan grup, serta memberikan
fleksibilitas lebih dalam komposisi gambar.
Canon PowerShot SX620 HS
Kamera Canon satu ini memiliki resolusi gambar hingga 20.2MP. Tak hanya itu
saja, kamera saku ini juga dilengkapi dengan sensor CMOS dengan image processor
DIGIC 4+ yang cukup powerful.Gabungan antara sensor dengan prosesor tersebut
menciptakan kamera pocket Canon ini dilengkapi dengan HS SYSTEM, yaitu mampu
menghasilkan gambar yang jernih dan beresolusi tinggi.
Selain itu, kamera ini juga bisa mengurangi noise yang dihasilkan pada saat
mengambil gambar dengan kondisi cahaya minim.Fitur lainnya yang ada pada kamera
pocket Canon ini yaitu, optical zoom hingga 25X, dapat merekam video dengan
resolusi full HD hingga 1080p/30fps, serta Intelligent IS yang bisa mengurangi
adanya guncangan ketika merekam video. Dengan fitur yang sudah disebutkan
tersebut, kamu bisa membawa pulang kamera ini dengan menyiapkan dana mulai dari
Rp3.6 jutaan saja.
Canon iNSPiC CV-123A
Jika kamu ingin memiliki kamera pocket yang bisa langsung dicetak seperti
polaroid? Yup, mungkin ini jawabannya ada pada Canon iNSPiC seri CV-123A ini.
Masih dari brand Canon, produk ini dilengkapi dengan fitur printer yang bisa
mencetak foto secara langsung ketika sudah dipotret.
Tak hanya foto yang diambil dari kamera ini saja, kamu juga bisa mencetak
foto kesayanganmu dari HP di kamera ini dengan menggunakan aplikasi Canon Mini
Print.Selain itu, jika dirasa hasil fotonya kurang memuaskan, kamu bisa
langsung mengedit fotonya dari kamera dengan mengatur warna, kecerahan,
menambahkan efek, hingga mempercantik tampilan juga bisa dilakukan pada kamera
saku ini. Harganya? Tak perlu merogoh kantong yang banyak, kamu cukup
menyediakan dana sekitar Rp1.7 jutaan, maka sudah bisa membawa pulang kamera
canggih ini.
Nikon COOLPIX A10
Kamu sedang mencari produk kamera pocket murah mulai dari 1 jutaan? Produk
dari brand Nikon yang satu ini bisa menjadi alternatifnya. Yup, kamera saku ini
dibanderol harga mulai dari Rp1.1 jutaan saja. Apa saja fitur yang dimiliki
kamera ini? Selain ukurannya yang ringkas, Nikon COOLPIX A10 juga sudah
menggunakan resolusi hingga 16MP dengan lensa 26-130 mm.
Tak hanya itu, fitur digital image stabilization yang ada pada kamera
pocket ini juga bisa membuat gambar lebih stabil dengan lebih mudah. Jika kamu
ingin mengambil video, kamera ini sudah memiliki resolusi rekaman yang cukup
tinggi, yaitu 1280 x 720, dan continuous shooting 1.2fps.
Tips Beli DigiCam
Nggak ada tips khusus yang terlalu gimana gitu sih, yang paling penting
bisa nyala apa enggak. Percuma dong beli murah tapi nggak bisa nyala, hehe. Tips
selanjutnya adalah kelengkapan dari kamera itu sendiri. Ada baterainya apa
enggak? Ada charger nya apa enggak? Beda lagi kalau kameranya menggunakan
baterai AA, lo nggak perlu nanya dapet baterai apa nggak Civs, beli aja di
warung dekat rumah..
Fisik dari digicam itu sendiri juga jadi pertimbangan, apakah layarnya
masih mulus? Apakah lensanya masih bersih? Semisal dua hal itu baik-baik saja,
boleh tuh jadi incaran. Kelengkapan yang lainnya juga perlu dipertanyakan Civs.
Apakah dapat strap atau pouch? Apakah dapat memori juga? Hal itu yang jadi
pertimbangan buat ambil digicam dengan harga yang sudah gue sebutkan tadi. Kalau
urusan hasil dan resolusi sih selera ya, karena selera orang berbeda-beda. Ada
yang suka jernih, ada yang suka grain, ada yang suka buram, dan lain
sebagainya.
DigiCam ini layak untuk dicoba bagi kamu yang ingin berkecimpung di dunia
fotografi baik analog maupun digital. Yang jadi pertimbangan buat gue adalah
soal harga yang relatif murah dan batas untuk kita memencet shutter yang tak
terhingga, tergantung kapasitas memori sih sebenarnya.
Walaupun digicam ini nggak bakal bisa menggantikan sensasinya menggunakan
kamera analog yang selalu bikin deg-degan ketika menantikan hasilnya,
setidaknya boleh lah untuk percobaan bagi pemula. Selain itu, kamera ini juga
bisa melatih skill fotografi kita sebelum beralih ke kamera analog, biar mantep
gitu sebelum beralih ke kamera analog dan nggak buang roll film.
Semisal digicam ini makin hype kedepannya, apakah barang-barang jadul lainnya juga akan hype? Seperti HP jadul, Nintendo jadul, atau mungkin piano jadul untuk menunjang music NFT boleh juga tuh. Kita lihat saja nanti yang bakal tren kedepannya apa lagi.
Post a Comment for "Rekomendasi Digital Camera Vintage yang Sedang Populer di Kalangan Gen Z"